Betta Breeding
Betta Feeding
Betta Fish Care
Betta Genetics
Betta Problems
Home » Betta Feeding

Apakah Betta Splendens (Cupang Hias) termasuk Karnivora?

Submitted by on 9 July 2010 – 05:52

cupang hias-bettatalk-com Faktanya, dalam berbagai literatur tidak satupun tertulis bahwa cupang atau betta splendens mengkonsumsi algae maupun jenis tanaman air lainnya pada habitat aslinya sekalipun. Jenis ikan ini memiliki kecenderungan mengkonsumsi sumber makanan dengan kandungan protein tinggi. Pada taraf pemuliaan (dunia hobby), sering kita jumpai cupang diberi pakan hidup (jentik nyamuk, artemia, kutu air, cacing sutera dll) maupun pakan buatan.

Jentik nyamuk (masyarakat indonesia menyebutnya cuk) menduduki peringkat teratas pada alternatif pilihan pakan cupang. Pada habitat aslinya, disebutkan bahwa cupang mengkonsumsi jentik nyamuk sebagai pakan alamnya (makanan pokok). Pada dunia hobby, tidak semua hobiis beruntung dalam menyediakan jenis pakan ini untuk cupangnya. Apalagi pada musim penghujan, karena jentik nyamuk yang sedianya mudah dijumpai pada selokan dengan kondisi air menggenang turut terbawa aliran air hujan. Jika kondisinya demikian, pilihan jentik nyamuk beku pun bisa menjadi penggantinya, jentik nyamuk beku ini bisa ditempatkan dalam refrigerator (kulkas) untuk mengawetkannya.

Brine Shrimp juga merupakan pakan kaya nutrisi yang cocok untuk betta. Pakan ini biasanya dijual bebas dalam bentuk kista/telur, yang mesti kita kulturkan/tetaskan terlebih dahulu sebelum diberikan pada cupang kita. Metode kulturnya dapat Sobat baca pada posting kami berjudul Penetasan Artemia untuk Pakan Burayak Cupang.

Cacing tanah juga bisa dijadikan pakan alternatif untuk cupang. Selain mudah didapat, jenis pakan ini masuk dalam kategori pakan berprotein tinggi. Sebelum diberikan pada cupang, cacing tanah perlu dicacah / potong-potong menjadi bagian kecil karena pada umumnya ukurannya relatif besar, dan untuk mempermudah cupang Sobat menyantapnya. cacing juga bisa disimpan dalam bentuk pakan beku jika kita menghendaki menyimpannya dalam jangka waktu yang lebih lama 🙂

Selain ketiga jenis pakan yang kami singgung pada paragraf di atas, masih banyak ragam pakan cupang yang tersedia di pasaran, seperti cacing sutera, cacing darah beku, kutu air, mikro plankton, kesemuanya memiliki kandungan lemak dan protein tinggi. Termasuk jenis pakan buatan seperti pelet atau flakes yang diberikan pada cupang pun memiliki bahan dasar pembuatan pakan alam yang telah disebutkan di atas. Ini mengindikasikan bahwa betta termasuk karnivora

image source: bettatalk.com

Tags: , , , ,

Leave a comment

Add your comment below. You can also subscribe to these comments via RSS

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar