Cupang Serit-Crowntail yang Kurang Disukai IBC
Jika sebelumnya kami telah meninggung tiga kriteria utama cupang serit atau crowntail yang memenuhi ketentuan kontes menurut International Betta Congres. Pada posting ini, giliran kami untuk mengulas hal sebaliknya, yaitu kekurangan pada cupang serit yang kurang disukai menurut standar kontes cupang hias IBC.
- Less than 33% reduction in webbing material in 2 or all 3 primary fins is a DISQUALIFYING FAULT (reduksi webbing yang tidak kurang atau sama dengan 33% pada 2 atau 3 sirip-sirip primernya, cupang serit dengan performa seperti ini akan didiskualifikasi).
- Less than 33% reduction in webbing material in 1 primary fin is a SEVERE fault (reduksi webbing yang tidak kurang atau sama dengan 33% pada satu sirip primernya, dianggap sebagai satu poin kesalahan, meskipun tidak sampai didiskualifikasi)
- Ray extensions of different lengths are MINOR faults unless the rays are in even, repeating pattern (ditemui extended rays / tulangan serit yang berbeda panjang, dianggap sebagai kesalah minor)
- Random rays, for example, single protruding rays in a double ray or 4 ray Crowntail, should not be regarded more than a MINOR fault and ignored if there is only a single ray protruding ray (percabanganan rays yang tidak konsisten, misalkan dalam ikan yang sama ditemui percabangan tulangan serit dua dan empat/tidak konsisten, hal ini juga merupakan kesalahan minor)
- Curled or bent ray extensions are each a MINOR fault (ditemui rays yang melengkung atau keriting, dianggap juga sebagai kesalahan minor)
- Non-symmetrical spaces between ray extensions are each a MINOR fault (spasi antar rays yang tidak simetrik, termasuk juga dalam kesalahan minor)
Tambah ilmu kan Sob? saya juga, kini makin jelas sudah mana cupang serit berkualitas bagus
Keyword Pencarian untuk Artikel ini:
serit, cupang serit kerinting, cupang serit keriting,Tags: betta splendens, crowntail, crowntail betta, cupang berkualitas, cupang hias, cupang kontes, cupang serit, kontes cupang, standar kontes
