Betta Breeding
Betta Feeding
Betta Fish Care
Betta Genetics
Betta Problems
Home » Betta Genetics

Genetik: 4 Lapisan Warna Dasar Pada Betta Splendens

Submitted by on 14 August 2010 – 04:45

Salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari dunia hobi cupang hias | betta splendens adalah soal warna, kekayaan warna dan kombinasinya sangat menarik banyak kalangan, pun di luar komunitas hobiisnya. Pada kesmpatan kali ini kami hendak mengulas hal mendasar mengenai pembentukan warna pada cupang hias.

Ragam warna pada cupang hias | betta splendens berdasarkan pada pigmentasi warna dalam berbagai jenis sel. Sel-sel warna yang berbeda yang hadir di berbagai lapisan dalam kulit ikan tersebut.

Pada dasarnya ada empat jenis lapisan warna dalam betta dengan masing-masing jenis sel warna tersendiri. Pada Betta splendens liar, lapisan warna tersebut adalah:

  1. lapisan warna rona/merona, sering disebut juga dengan Iridescent layer (lapisan atas),
  2. lapisan warna Merah,
  3. lapisan warna hitam,
  4. lapisan warna Kuning (lapisan bawah).

Selanjutnya, lapisan-lapisan warna tersebut masing-masing dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. 1. lapisan rona/iridescent layer (lapisan atas): Lapisan ini juga dikenal sebagai lapisan biru, fungsinya mengendalikan jumlah pigmen biru. The iridocytes (juga disebut guanophores), yang merupakan sel biru-hijau. Lapisan ini memiliki beberapa ciri:- rona warna – Menyebar iridocytes – Non-biru
  2. 2. Lapisan hitam/black layer: lapisan hitam berisi melanophores atau sel-sel hitam yang mengontrol jumlah pigmen hitam. Mereka memiliki sifat-sifat sebagai berikut: – cambodian – Blond / Bright – melano
  3. 3. Lapisan merah/red layer: lapisan merah mengandung erythrophores atau sel merah yang mengontrol jumlah pigmen merah di lapisan ini. Mereka memiliki ciri sebagai berikut: – Extended merah – Mengurangi merah – Non-merah – Variegated fins
  4. 4. lapisan Kuning/yellow layer (lapisan bawah): Lapisan kuning berisi xanthophores atau sel kuning. Sejauh ini belum teridentifikasi gen yang memiliki peran mengontrol lapisan pigmentasi kuning. Lapisan/warna ini hadir ketika: Tidak adanya lapisan merah, lapisan hitam dan lapisan warna rona atau iridescent / lapisan biru.

Tags: , , ,

Leave a comment

Add your comment below. You can also subscribe to these comments via RSS

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar