Klasis Cupang Berdasar Bentuk Sirip Ekor – Crowntail Betta
Maaf, sengaja kami tidak menuliskan posting klasis cupang berdasar bentuk sirip ekor ini secara berurutan mulai dari bentuk sirip ekor yang awam dijumpai pada jenis cupang alam sampai dengan bentuk sirip ekor cupang hasil selective breeding, alasannya hanya semata-mata agar proses penulisan ini terasa enjoy saja.
Nah, kali ini kami coba sedikit mengulas mengenai crowntail betta, hobiis indonesia menyebutnya cupang serit (serit = sisir rambut dengan spasi sangat rapat, masyarakat banyak menggunakannya untuk menyisir rambut berkutu-biasanya, hehe…). Patut diketahui bahwa berdasar berbagai sumber yang kami baca, jenis cupang serit atau crowntail ini merupakan strain asli Indonesia, pertama kali dikembangkan pada tahun 1997, di Slipi, Jakarta Barat oleh breeder Betta bernama Ahmad Yusuf. Ia menyilangkan indukan Impor asal thailand berwarna biru berkekor delta dan bergerigi, hingga muncul empat cupang serit pertama berwarna biru, hijau, abu-abu dan warna mascot (demikian ditululis dalam mybettaworld.blogspot.com).
Crowntail ini terbentuk karena reduksi webbing (selaput antara tulangan sirip/ray) pada sirip anal, caudal dan dorsal, sehingga seolah-oleh terbentuk atau menjulur ray extended pada cupang tersebut.
Keyword Pencarian untuk Artikel ini:
Asal usul Ikan cupang jenis big ear, Asal mula cupang big ear, Asal usul microworm pakan ikan cupang, crown tail betta maskot, ekspor crowntail, menyilangkanwarna ikancupang,Tags: crowntail, cupang serit, jenis cupang hias
