Betta Breeding
Betta Feeding
Betta Fish Care
Betta Genetics
Betta Problems
Home » Betta Feeding

Kultur Kutu Air, Mengatasi Paceklik Pakan Burayak Cupang

Submitted by on 27 May 2010 – 09:04

Kutu air atau Daphnia sp. merupakan salah satu alternatif pakan burayak cupang yang banyak dimanfaatkan oleh breeder jenis ikan tersebut. Jumlahnya melimpah di musim kemarau, dengan habitat parit maupun genangan yang terutama dengan kondisi air yang tidak mengalir. Namun menginjak musim penghujan, disebut bahwa ketersediaan kutu air sangat terbatas karena, terbawa oleh aliran air hujan, para breeder menyebutnya sebagai paceklik pakan :(. Meski ada alternatif pakan lain, seperti pakan buatan, sebut saja ‘liquifry no.1’ misalnya, tidak semua breeder bisa dengan mudah mendapatkannya karena sampai dengan saat ini peroduk tersebut masih tersedia terbatas.

Ada satu tips bagaimana menghadapi paceklik pakan ini, khususnya mengenai pengadaan kutu air, siasatnya adalah dengan membudidayakannya (kultur kutu air). Dibawah ini adalah uraian praktis langkah-langkah mengkulturkan Kutu Air :

  1. Buatlah kolam "Kutu Air" dari plastik tebal dengan luas 2 m persegi.
  2. Taburkan kapur pertanian ke dalam kolam dengan ukuran 2 kg permeter persegi, artinya anda perlu menaburi kapur pertanian sebanyak 4 kg.
  3. Kapur pertanian dikolam tersebut lalu diberi air (lebih bagus cara pemberian airnya adalah disemprot pelan-pelan.
  4. Setelah kapur pertanian terlihat basah semua, cemplungkan kotoran ayam sebanyak 4 kg untuk kolam anda yang 2 m persegi tadi, lalu diairi lagi sambil diaduk bersama kapur pertanian tersebut. Akan lebih joss lagi kalau anda tambahkan bungkil kelapa atau ampas kedelai.
  5. Kalau air yang anda masukkan ke kolam sudah mencapai 30 cm, maka hentikan pengadukan dan biarkan oplosan adukan dikolam tadi 3 hingga 6 hari.
  6. Setelah "oplosan" tadi didiamkan selama beberapa hari, biasanya warna airnya akan berubah menjadi kecoklatan. Nah warna air yang kecoklatan itulah pertanda bahwa plankton sebagai makanan kutu air dikolam pengkulturan Kutu Air telah tumbuh. Dengan demikian, pada hari ke 5, anda sudah diperkenankan untuk memasukkan bibit kutu air ke dalam kolam.
  7. Jumlah bibit kutu air yang dapat ditanam ke kolam, berkisar antara 30 sampai 40 ekor perliter.
  8. Dan Pada hari ketujuh (paling lambat hari kedelapan) setelah penebaran bibit, maka sang kutu airpun akan segera tampak melimpah ruah dan siap diumpankan ke rayak ikan hias.

Jika hasil kultur tersebut cukup untuk stok pakan dalam rentang waktu yang lama, maka diusahakan untuk melakukan pemupukan kolam setiap 10 hari sekali dengan dosis setengah dari jumlah dosis pemupukan awal, Insya Allah anda tidak akan kerepotan selama berbulan-bulan dalam memperolah kutu air.

Demikian sajian tips kami, semoga bisa membantu Sobat Hobiis mengatasi paceklik pakan ^^

6 Pingbacks »

    Leave a comment

    Add your comment below. You can also subscribe to these comments via RSS

    Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

    You can use these tags:

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

    This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar