Pigmentasi Warna pada Cupang (Bagian-2)
Seperti pada makhluk hidup lainnya, terbentuknya warna-warna menarik pada Cupang terjadi melalui mekanisme pergerakan pigmen akibat reaksi terhadap kondisi lingkungan ikan yang bersangkutan. Oleh karena itu, ikan bisa tampak berbeda pada kondisi lingkungan berbeda. Warna atau pola warna atau corak warna dasar ikan sepenuhnya ditentukan oleh faktor genetik ikan yang bersangkutan. Tampilan warna ikan selain ditentukan oleh jumlah dan konsentrasi sel-sel warna, juga ditentukan oleh kedalaman letak sel tersebut dalam lapisan kulit.
Ikan tidak dapat membuat sendiri pigmen warna (de Novo) oleh karenanya harus disuplai dari makanan yang dimakan. Karena itu, jika ikan diberi makan yang tidak mengandung pigmen warna yang dibutuhkan, maka ikan tersebut akan kehilangan warnanya (Anonim, 2007). Permasalahan yang dihadapi oleh hobiis maupun pembudidaya ikan cupang hias antara lain pada peningkatan kecerahan warna kulit ikannya, untuk mengatasi masalah tersebut telah dicoba dengan pemberian suplemen tambahan yang spesifik untuk warna ikan misalnya: (1) Astaxanthin untuk membangkitkan warna merah; (2) Lycantin untuk membangkitkan warna kuning; (3) Metil testosteron untuk membangkitkan warna biru; (4) Spirulina untuk membengkitkan warna hijau, biru (Anonim, 2007).
Keyword Pencarian untuk Artikel ini:
faktor lingkungan ikan cupang, metil biru,Tags: cupang hias, pigmen warna, warna cupang

