Betta Breeding
Betta Feeding
Betta Fish Care
Betta Genetics
Betta Problems
Home » BettaPedia

Riwayat Halfmoon

Submitted by on 19 May 2010 – 10:10

Salah satu form cupang hias yang sangat menarik perhatian diantaranya halfmoon. Dalam kondisi santai maupun saat menunjukkan flaringnya cupang jenis ini begitu mempesona. Dalam sebuah forum hobbiis -–arofanatics.com– tertulis sebuah riwayat-sejarah perkembangan cupang jenis ini, berikut kami sajikan translasinya 🙂

Pada awal tahun 80’an, seorang breeder bernama Guy Delaval beserta beberapa rekannya mendatangkan ikan ini ke Perancis. Kemudian, ia (Guy Delaval) melakukan selective breeding dengan fokus pada perkembangan sirip ekornya. Hingga pada tahun 1987, dia mendapatkan hasil beberapa ikan dengan (bukaan) caudal fin atau sirip ekor 180 derajat. Dalam sebuah show di Perancis, hobiis bernama Rajiv Masillamoni melihat hasil ini, dan sulit dipercaya bahwa Guy Delaval datang dengan betta yang menakjubkan, sementara pencapaian saat itu, bukaan sirip ekor maksimal baru rata-rata 160 derajat, mereke tidak dapat  berenang dengan baik, dan memiliki sirip ekor setengah lingkaran yang tidak sempurna.

Berikutnya, Laurent Chenot dan Rajiv masillanmoni bergabung untuk melanjutkan pengembangan ikan tersebut. Mereka mencoba memijahkan, namun terjebak dalam perkawinan ‘inbreed’ (kalau tidak salah yang dimaksud inbreed adalah perkawinan sedarah/dalam garis keturunan yang sama) dan ternyata ikan tidak mau memijah 🙁 Sang jantan tidak mau membuat sarang, bahkan mereka tidak tahu bagaimana cara mengawini betinanya. Ikan hasil silangan Rajiv dan Laurent merupakan hasil perkawinan silang ikan betina dari line Delaval dan seekor double tail hitam yang berasal dari Amerika, ikan yang dihasilkan pada tahap ini disebut R39. Generasi inilah yang kemudian dipijahkan lebih lanjut oleh Rajiv Masillamoni dengan indukan betina yang berasal dari line Laurent Chenot. Beberapa halfmoon dihasilkan pada tahap ini, dan mereka berdua (Rajiv dan Laurent) pun melanjutkan breedingnya dengan lebih keras.

Nah, pada tahun 1991, Jeff Wilson (yang sebelumnya adalah seorang beternak anjing) melihat varian ikan tersebut, dan menyebutnya.. Halfmoon. Jeff dan Rajiv pun mengirim ikan hasil breeding-nya melintasi samudra atlantik, dan inilah cikal bakal halfmoon yang kita kenal sampai saat ini.

Leave a comment

Add your comment below. You can also subscribe to these comments via RSS

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar