Tentang Artemia – Alternatif Pakan Cupang
Artemia, oleh kalangan hobiis cupang hias khususnya dan pecinta ikan hias pada umumnya, namanya dikenal sebagai alternatif pakan burayak (anakan) ikan pada masa-masa kritis pada awal penetasan. Nama Artemia sp. diberikan untuk pertama kali oleh Schlosser yang menemukannya di suatu danau asin pada tahun 1755. Kemudian oleh Linnaeus (1758) melengkapkan nama renik ini menjadi Artemia salina. karena daya toleransinya terhadap salinitas (kadar garam) yang amat tinggi. Dalam kajian ilmiah Artemia menempati klasis sebagai berikut:
Phylum: Anthropoda
Kelas: Crustacea
Subkelas: Branchiopoda
Ordo: Anostraca
Familia: Artemidae
Genus: Artemia
Spesies: Artemia salina
Dalam rangka menjadikan Artemia sebagai alternatif pakan, Kista Artemia (telur-dalam bahasa awam hobiis) yang ditetaskan pada salinitas 15-30 ppt akan menetas dalam waktu 24-36 jam. Artemia sp. secara umum dapat tumbuh dengan baik pada kisaran suhu 25-30 º C. Kebanyakan strain artemia mengandungi ratio tenaga/protin yang rendah.
Untuk meningkatkan kadar gizinya dapat dilakukan pengayaan. Pengayaan (enrichment) artemia dapat menggunakan beberapa jenis pengaya misalnya scout emultion, selco atau vitamin C dan B kompleks powder dilakukan selama 2 jam. Nah, yang disebut terakhir (pengayaan ini), kami sendiri belum mencobanya, mungkin ada beberapa rekan hobiis yang telah mencoba? silahkan berbagi di sini
Keyword Pencarian untuk Artikel ini:
lama telur cupang menetas, pakan burayak ikan cupang sederhana, subkelas branchiopoda, cara mengembangbiakkan microworm, cara2 menggunakan liquifry, Lama menetasnya telur cupang, Nama-nama Vitamin ikan cupang, sub kelas branchiopoda, telur cupang menetas berapa hari, Tags: artemia, pakan burayak, pakan cupang
